Lembayung menghampiri kota parahyangan
berdiriku menunggu keberangkatan
memandang mentari yg smkn tenggelam
tenggelam pula pikir ini akn halusinasi
bisa?yakin?
Krn bbrp detik lg,catatan usang tempo dulu akn menampakan sisi usangny.
Hah. .
Dingin,wkt serasa berhenti
terpaku janji & emosi
dihadapkan pd hamparan naluri yg mati
dg geladak2 panas
beginilah aku kini
beginilah kamu kini
wahai setumpuk catatan usang
usang kita dulu
kini tak lagi
spnjg jalan parahyangan-ibu kota
slama mentari beranjak dr peraduan ny
KA parahyangan jd t4
meneguk canda berbalut segan
merasa asing pdhl kenal
merasa aneh pdhl wajar
merasakan batas itu semakin nyata
kami siap akn diri kami kini
setidakny begitu nampakny.
Peluh itu berakhr disandaran ku
terkadang ia. .
Bersilat jari jemari ku&ia. .
Hangat raga ini&ia
mencoba menyelam asa ny&khayalny
meraba aliran darah ny
tidak. . !
Ini hny sinopsis catatan usang
tak layak lagi di kenang
Gelapny parahyangan
Melenyapkn catatan usang dlm ilusi
sekelumit senyum dingin dihantarkan jalur6
seteguk canda diujung dermaga KA Parahyangan
menambah rona awal indah goresan baru dlm catatan kini
setidakny ini lbh baik
percaya atau tidak. .
Aku ingin kembali drama singkat 180menit
di KA parahyangan
Tuesday, August 12, 2008
Thursday, August 7, 2008
kabut di terik matahari
hahahha
kabut diterik matahari
canda ?
bukan...
nyata,,,
kok bisa??
terang mentari pun tak bisa menghangatkan dingin nya wajah ini
ini? tidak hanya ini,,tapi juga itu..
itu?
hah,,
sosok pria ber skinny jins dan kaca mata
diam bbrp saat saat pertemuan itu terjadi
karena sebait janji...
dimulailah akting itu
akting?iya...
karena masih tak tau musti gmn ...
kabut menyelimuti
terik matahari,,,
di luar hangat,,,
tapi didalam dingin
luka pun perih,,
emosi tak bisa diingkari,,,
AKU MASIH BENCI KAMU,,,,
kabut diterik matahari
canda ?
bukan...
nyata,,,
kok bisa??
terang mentari pun tak bisa menghangatkan dingin nya wajah ini
ini? tidak hanya ini,,tapi juga itu..
itu?
hah,,
sosok pria ber skinny jins dan kaca mata
diam bbrp saat saat pertemuan itu terjadi
karena sebait janji...
dimulailah akting itu
akting?iya...
karena masih tak tau musti gmn ...
kabut menyelimuti
terik matahari,,,
di luar hangat,,,
tapi didalam dingin
luka pun perih,,
emosi tak bisa diingkari,,,
AKU MASIH BENCI KAMU,,,,
Monday, August 4, 2008
Buku usang
Catatan tempo dulu
kini hny tgl buku usang
penuh rona didalamany
tp terlalu dalam goresan tinta pena yg terlukiskn
tak lagi pantas diungkit
buku usang catatan tempo dulu
kini hny tgl emperum saksi hidup
zaman prasejarah manusy yg bernama AKU
gadis polos penuh kelumit
tempo dulu catatan di buku usang
skali lagi itu dulu. .
Kini. .jurnal baru akan ditorehkan tinta baru
lupakan si buku usang
bakar sampai menjd debu
tak lg jgn diambil,diingat
AKU. .dulu. .dibuku usang
hny tgl serpihan tak bernyawa
mati m'lwn kematian
sakit m'lwn kepedihan
tak lg. .dan. .tak kan LAGI
buku usang catatan AKU dulu
nila setitik yg tak perlu dihirau
belajarku dr itu
tak kan lg AKU mengingat isi si BUKU usang
ditutup. .tak kn ada lg. .
kini hny tgl buku usang
penuh rona didalamany
tp terlalu dalam goresan tinta pena yg terlukiskn
tak lagi pantas diungkit
buku usang catatan tempo dulu
kini hny tgl emperum saksi hidup
zaman prasejarah manusy yg bernama AKU
gadis polos penuh kelumit
tempo dulu catatan di buku usang
skali lagi itu dulu. .
Kini. .jurnal baru akan ditorehkan tinta baru
lupakan si buku usang
bakar sampai menjd debu
tak lg jgn diambil,diingat
AKU. .dulu. .dibuku usang
hny tgl serpihan tak bernyawa
mati m'lwn kematian
sakit m'lwn kepedihan
tak lg. .dan. .tak kan LAGI
buku usang catatan AKU dulu
nila setitik yg tak perlu dihirau
belajarku dr itu
tak kan lg AKU mengingat isi si BUKU usang
ditutup. .tak kn ada lg. .
Sunday, August 3, 2008
damai
teng,,teng,,,
tanda fajar pun tiba
semalam tadi
emosi kian membabi buta
ada apa gerangan?
hati ini mendeklarasi kan perang
sebait catatan menyinggung hati
marah rasanya
ada masalah?
knp gak langsung kibarkan panji perang,,
toh siap meniup peluit perang
pagi pun menjelang
saat mentari blum sadar dari tidur panjang
asa hati ku dan dy memuncak emosi
ramai
gaduh
serpihan itu di buka kembali
dipaparkan satu demi satu
ia hancur,katanya
aku pun hancur, kataku
salah siapa?
sapa yg salah?
tak ada,,
karena kami bersembunyi dibalik sakit lawan kami
diri kami slah
tapi tetap damai tak ternomorsatukan
ego pun dikedepankan
luka demi luka di pamerkan
saling berteriak aku dan kamu
kami kering tak berdaya
rapuh pula
sama2 jadi arang
kami salah
sengit dibuatnya
mentari pun kian tersadarkan
tak guna berlama menjejak pada bara api sakit kami
lelah kita
pudar asa itu
ditawarkan
baitan janji
kami menyerah
tak ada yg bisa di tahan
aku dan dy tlah lama mati
tlah lama menjadi debu
tapi ironi ku masih mimpi jadi satu
damai
yup,,kami setuju
ketika mentari memancarkan sinar teriknya
tersadar kan kami sudah lama berebut simpati, dan tenggelam dalam ego
damai
yaaa,,,,kami berjanji untuk damai,,,
setidaknya itu niat kami
butuh perasan keringat untuk membuat semua nya kembali seperti semula,,
buat Omar Arif Maulana,,,
damai itu indah,,,
tanda fajar pun tiba
semalam tadi
emosi kian membabi buta
ada apa gerangan?
hati ini mendeklarasi kan perang
sebait catatan menyinggung hati
marah rasanya
ada masalah?
knp gak langsung kibarkan panji perang,,
toh siap meniup peluit perang
pagi pun menjelang
saat mentari blum sadar dari tidur panjang
asa hati ku dan dy memuncak emosi
ramai
gaduh
serpihan itu di buka kembali
dipaparkan satu demi satu
ia hancur,katanya
aku pun hancur, kataku
salah siapa?
sapa yg salah?
tak ada,,
karena kami bersembunyi dibalik sakit lawan kami
diri kami slah
tapi tetap damai tak ternomorsatukan
ego pun dikedepankan
luka demi luka di pamerkan
saling berteriak aku dan kamu
kami kering tak berdaya
rapuh pula
sama2 jadi arang
kami salah
sengit dibuatnya
mentari pun kian tersadarkan
tak guna berlama menjejak pada bara api sakit kami
lelah kita
pudar asa itu
ditawarkan
baitan janji
kami menyerah
tak ada yg bisa di tahan
aku dan dy tlah lama mati
tlah lama menjadi debu
tapi ironi ku masih mimpi jadi satu
damai
yup,,kami setuju
ketika mentari memancarkan sinar teriknya
tersadar kan kami sudah lama berebut simpati, dan tenggelam dalam ego
damai
yaaa,,,,kami berjanji untuk damai,,,
setidaknya itu niat kami
butuh perasan keringat untuk membuat semua nya kembali seperti semula,,
buat Omar Arif Maulana,,,
damai itu indah,,,
Subscribe to:
Posts (Atom)